Minggu, 22 Desember 2013

t.i.m.e

At least, lamanya aku ga nulis bisa bikin nilai tetep masuk kriteria jalur undangan yaa Alhamdulillah

Gue kangen becandaan anak aneh ini

Fine Ayu Putri,aku yakin banyak yang udah berubah dari kamu, sampe sampe kamubisa ngerubah aku wkwk. Apa kabar disana? Gimana rasanya dipanggil "teteh" dan menjadi contoh mereka?

Caca, Natasya Nareswari, kita rumah deket, tapi kita gapernah ketemu 1 taun ini. Kamu apa kabar yang udah punya cowo? Udah nambah berapa skill renangnya? Kita harus renang bareng lagi

Mita, Aramita Livia Ardis, kita selalu punya pandangan yang sama, apakah masih sama? Masih juga kah kamu suka nyanyiin lagu "Hate How Much I Love You" Yang tiap kamu nyanyiin, kamu selalu pengen duet sama aku?

Azza, Azza Poetri Damayanti, dulu kita musuh sekarang kita bisa bisa nangis bareng, "sekarang" itu dulu juga sih wkwk Apa kabar? aku kangen sama kamar baru kamu yang bikin aku ngiri Aku juga ikut seneng akhirnya rumahmu tidak lagi berbagi dengan kantor daruratnya. Oh iya, gimana Pa Yadi? supir kita yang paling "ganteng" ;;) masih kocak? atau udah ngasih surprise "muka" baru? =))

Dinda, Dinda Khoirunnisa Sabila, dulu kita bubuyutan, sekarang aku masih nganggep kamu orang paling cool. Udah ga stres stres lagi kan? Aku yakin kamu punya lebih banyak temen dengan pribadi kamu yang unik itu

Saarah, Saarah Thifal Aini, kamuuuu pasti makin cantik, makin pinter, dan makin sabar, makin penyayang, makin asik iya ngga?

Risa, Risa Nurhardiyanti Istiqamah, masih lemotkah? atauuuu udah high pentium? =)) yang pasti makin seneng dong kan makin banyak orang aneh yang ngelawaknya gaabis abis itu =))

Nikita, Nikita Eka Nurwita, inget banget kamu duluculun dan tumbuh menjadi cewe yang cantik dan pinter banget, dan masih aja lugu -,- kamu cengeng yang was was sama segala hal dan selalu ngerasa gaenak sama orang karena kamu takut salah. Kita ketemu di TSM kemarin, samasama nonton Cathcing Fire, bareng Lala sama Egit? kamu tau seberapa pengennya aku nangis waktu aku meluk kamu?

Tanya, Tanya Dwirahmawati, kamucewe paling cool, paling sexy, paling fashinable, paling rendah hati, paling lugu, dan sekarang kamu jadi cantik banget. Apa kabarmu? sampe sekarang aku belum pernah ketemu anjing kesayangan kamu. Aku kagum bgt samakamu yang ikut ekskul pecinta alam dan keliling kemanamana, iri karena itu mimpi kita dlu :'')

Nafsia, Nafsia Hikma Djagalaga, bener ngga sih nama belakang kamu ini? Aku gapernah bisa ngeja nama belakang kamu haha, apakabar alien? jenius muslimah nan cantik :)

Wulan, apakabaaaar di ARAB SAUDII?? udah bisa bahasa arab yaa? makin cerdas dan makin ekspert yaa gitarnyaa?? :D

Finlan, Finlanematoda, eh salah, Finlan Aditya Aldan, hey kauuu masih freak bin gila bin jenius ngga? Aku masih inget banget waktu kita sering tanding rubik dan kadang kamu ngalah supaya aku bisa merasakan atmosfir seorang pemenang hahahaha. Lama aku ga curhat gapenting sama kamu. Lama juga aku ngga gila gilaan sama kamu. Kadang, lo orang yang lebih lucu daripada Raditya Dika!! =))

Anas, Muhammad Imam Nasrullah, apakabar kamu orang lemot yang bener bener nyebelin ngeselin dan suka gue jadiin korban cekakak-an =)) masih hape kaya sampah itu?  =))

Bekti, Papa Bear, Raka Rio Imam Subekti, nama kamu aja ada 4 =)) apakabar pak teddy bear nan baik hatiiiii :D lama ga make studio buat latian Longitudinal, sekolah kita deket, tiap hari aku lewat depan rumah tapi aku ga ketemu kamu :(

Eka, Muhammad Eka Putra Abdillah, bener ngga itu nama belakang? =)) Apa kabar yang dulu pendek? Kamu diam diam menghanyutkan ternyata kamu gilak banget =))

Aji, Purnama Aji, yang waktu dulu culun banget sekarang jadi keren keceee aliiiim aduuuuh apakabaaar?????? aku denger kamu punya pacar bener bener pengen pingsan tau ngga :(((

dan masih banyak lagi nama yang kalo aku tulis disini ga kelarkelar..

I MISSED THAT ATMOSPHERE! I MISSED WHEN WE SIT IN A CIRCLE AND TALKING ABOUT OUR GUILTY FROM ONE TO ANOTHER UNTIL IT END UP WITH A BIG HUG, CRY, AND HUGE APOLOGIZE FOR EACH OTHER

I MISSED WHEN WE LAUGH OUT LOUD TOGETHER, LIKE NO ONE HEARD US

I missed when we cried together because one of us was crying

I missed when you all hug me until I coudn't see anything because you hug me so tightly

I missed when we do something dumb together, like noone couldn't see us

I missed when we run together because of rain

I missed when we sang together in our class

I missed when we watched movies together

Supporting each other when we got bad score, or bad days, or bad luck

I missed when we spent 2 days in Rifqi's villa, and that was the best days, best night I've ever had

I missed when we argued bout something but then we forgot about that, end up with a big hug, cry, and laugh

Maybe it's because of too many laugh so I can't ever forget these beautiful, gorgeous memorises with you all guys.

When I saw our class for about couple months ago, my mind played every single part of happiness that we through at that time, every single day

But, thank you for giving me best moments I've ever had in my life

When I can't ever feel the same atmosphere like, that time

Now I can't see you everyday like I used to, but I still have the same eyes, same ears, same hands, same shoulder, for you all when you need it one day

And now, can you understand how much I missed you? How much I wanna reach your hand and hug you tightly? How much I need your shoulders because it's getting harder to breath for me here?

I missed that circle, I missed that class, I missed that warmness, I missed that all, I missed you, extremers

Jumat, 25 Oktober 2013

Katanya, Nyatanya

Menurut Pasal 1 Ayat 3 UUD 1945, Indonesia adalah Negara Hukum
Menurut Pasal 1 Ayat 2 UUD 1945, Indonesia adalah Negara Demokrasi
Katanya..

Indonesia itu, satu nusa satu bangsa
Dari Sabang sampai Merauke
Indonesia itu, satu bahasa
Indonesia itu, satu tanah air
Tanah tumpah darah
Katanya..

Lembaga negara yang dilimpahkan kekuasaan tertinggi adalah Mahkamah Konstitusi
Yang merupakan bagian dari Lembaga Yudikatif negara
Pengawasnya adalah Komisi Yudisial
Tapi, Komisi Yudisial dibubarin
Terus, hakimnya gaada yang meriksa
Katanya..?

Dewan Perwakilan Rakyat, adalah lembaga negara yang mewakili rakyat
Dari bawah sampai atas
Memenuhi kepentingan rakyat daerah maupun non-daerah
Katanya..

Polisi, adalah salah satu bentuk pertahanan negara secara internal
Yang melindungi, mengayomi, melayani masyarakat
Katanya..

TNI, adalah salah satu bentuk pertahanan negara secara eksternal
Yang melindungi segalaa benturan di luar kekuasaan NKRI
MERDEKA harga MATI
Katanya..

Ohiya, setiap warga negara yang baik
Yang sudah berpenghasilan
Berkewajiban membayar pajak
Dengan presentase yang terhitung dari penghasilan
Untuk.. Pembangunan negara
Haha, katanya..

Kalo kata Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat, APA KATA DUNIA?

Katanya... NYATANYA?

Indonesia negara hukum, lah kok hukumnya bisa dibeli meskipun hanya dengan TAHTA dan KERTAS MULIA DUA KOPER?

Indonesia adalah negara demokrasi, lah rakyat kecil suaranya kok makin kecil, YANG BESAR makin PEKIK?

Indonesia itu satu nusa satu bangsa, perang suku masih ada tuh, didamaikan gamau, MAUNYA APA?

Dari Sabang sampai Merauke, lah kok pulau-pulaunya ilang? Dimakan paus? Bagaimana dengan sumber daya alamnya, tidak bisa disebut PUNYA INDONESIA?

Satu Bahasa, an*ing, g*bl*k, b*ngs*t, termasuk Bahasa Indonesia? Yang suka ngomong begini PEJABAT pula~

Satu tanah air, tumpah darah. Bukan untuk TUMPAH DARAH TAWURAN ADIK ADIK!

MK menjadi tahta tertinggi, tapi kok KOTOR?

Pengawasnya ilang, KOK PENGECUT SEKALI?

DPR, anggotanya banyak banget, makmur, saking tingginya status mereka, sampai-sampai mereka JIJIK untuk menyentuh kaum bawah, tuli, buta, atau cuma numpang absen terus belanja ke mall? WAKIL RAKYAT SEHARUSNYA MERAKYAT, bullsht semuanya~

Polisi, ahaha, cuma dengan kertas mulia warna biru beberapa lembar, bebas urusannya. PERTAHANAN NEGARA KITA SEPERTI INI? Dalemnya aja gini, luarnya?

TNI pertahanan  negara secara eksternal, tapi mereka merasa bukan sebagai pertahanan negara internal, mereka bisa melakukan apa saja, termasuk membunuh anggota sipil. ITU PENJAGA GARIS EPIK INDONESIA?

Pajak, cuma dimakanin sama yang ngurus, bagaimana dengan terlantarnya sarana dan prasarana negara? PENDIDIKAN RENDAH? Haduh, muka Gayus lagi muter-muter nih di kepala..

Siapapun yang baca ini, ngerti kan maksudnya?

Sekarang sudah tau apa maksudnya negara gagal?

Ketawanya jangan keras-keras

Yang keras itu, mikirnya

Gimana, KITA, generasi muda, bisa memperbaiki kegagalan generasi sebelum kita

Bebannya? Bukan dipundak mereka, tapi di kepala kita

Gaada gunanya kita terus menertawakan kebodohan para pengurus negara

bersikap masa bodoh!

Ini saatnya kita bersuara, mumpung suara KITA sedang didengar

Baru didengar

Setelah generasi tua menyadari kebodohan mereka

Buka hati kalian, pikirkan baik-baik

Mereka punya mata, tapi tidak digunakan untuk meliihat
Mereka punya telinga, tapi tidak digunakan untuk mendengar

Jangan sampai kita punya mulut, tapi tidak digunakan untuk berbicara

28 Oktober 1928. Kita harus ulang atmosfir hari itu..

Senin, 14 Oktober 2013

Anomali

Sebenernya, aku ambil judul ini karena tertarik dengan baju Ahmad Dhani yang belakangan ini muncul di TV dengan baju hitam bertuliskan "ANOMALI"

Iya, ini yang belakangan ini aku temui selama proses menjadi seorang dewasa alias remaja

Anomali. Pertama kali aku nemuin kosakata ini dari pelajaran Fisika, adanya anomali air dalam proses beku cair dan uap. Ah, bau rumus..

Ga cuma air ternyata, manusia juga bisa mengalami anomali ini.

Apalagi, ehem, COWO

Ada satu masa dimana laki-laki ngga ngerti tentang perempuan. Ada juga satu masa dimana keadaan 180 derajat berbalik

Dulu, iyaa dulu, sepertinya memang aku sangat freak karena dia sama sekali ngga bisa ngerti apa mau aku, apa maksud aku, dan apa yang harus dia lakuin.

Sedangkan, sekarang, malah aku yang gabisa ngerti dan sama sekali ngga tau apa yang harus aku lakuin

Ini untuk ke 10 kalinya aku ngehapus semua yang aku tulis setelah ini..

Intinya, I'm just a little girl who can't ever understand about how misterious man's heart is

But then, someone told me that..
"Pasti ada waktunya disaat kamu sudah akan punya kesadaran diri sendiri untuk menjadi dewasa"

So, it means that I'm the child

And, he said..
"To the pointnya, cinta itu tidak bisa dipaksakan, apabila si cowok itu selingkuh mungkin dia hanya mencari kesenangan untuk sementara saja"

So, does it mean that he might be come back? No, I guess

"Itu keanekaragaman dari sifat-sifat cowok yang ber-argumen bahwa dirinya tidak salah"

But if, not if, but does, he does cheating with that SOMEONE ELSE?

"Selama ada bukti yang jelas, kenapa kamu harus merasa bersalah?"

YOU'RE MY MAN DUDE!

Intinya, aku juga ga ngerti aku ini nulis tentang apa, tapi, selingkuh itu, suatu bentuk anomali yang mungkin hanya bisa dilakukan oleh mereka yang tidak bisa bersyukur, atau mungkin karena ia mempunyai skill yang tidak baik untuk berkomunikasi, atau mungkin, memang seharusnya dia ditakdirkan seperti itu

Seperti ditulisan aku yang sebelumnya, sekalinya cowo ketauan selingkuh, buat apa lo lanjutin? Sama aja masuk ke kandang buaya, plis deh, it's so waste of time~

Aku jadi ngerasa bodoh karena pernah masuk ke kandang-kandang jahanam itu, tapi, yaa that's where the ideas of making these blogs came from.

Thanks for listening this annoying blog :)

Senin, 02 September 2013

Dis-Interaction

Assalamualaikum, rupanya..

Sebenernya penulis kita ini sedang sibuk merencanakan masa depan #ceila kan pengen masuk PTN yang diharapkan dan sesuai EKSPEKTASI yaa, jadi belajarnya juga harus melampaui EKSPEKTASI juga..

Kalo kalian masih kepo juga anak ini anak siapa dan anak mana.. 
Kalo kalian penasaran sama suara orang yang suka berkoar koar di blog ini, cek gais www.soundcloud.com/hayulesya 
mayan bisa buat ngusir tikus sama kecoa dirumah..

Wassalamualaikum :)

Lupa Bersyukur

Assalamu'alaikum :)

September niih ciyeeeeee.......................................

KODE sebenernyaa KODE =))

Oh iya, baru aja tadi siang di angkot kepanasan dan lemas pasca lari 800 meter dan mendapatkan 4"38', suatu prestasi yang cukup precious buat saya =))

Sip, lupa bersyukur

Sebenernya karena aku merindukan masa lalu, jadinyaa, aku inget..

Dulu ternyata aku ngelunjak banget sama takdir

Aku tau aku bisa dapetin semua yang aku mau, tapi tetep aja, ada perintilan yang aku rasa aku harus punya itu, dan pada akhirnya perintilan itu gaada gunanya.

Sedangkan hal besar yang aku dapatkan? Malah aku gunaka secara sia-sia

Merasa dulu aku gabisa sehebat mereka mereka

Aku udah lupa ngeliat kebawah

Ngeliat orang yang udah biasa sehari makan sehari ga makan

Ngeliat orang yang makan cuma pake garem sama nasi aking

Ngeliat orang yang dikasih 10ribu aja sampe nangis

Aku lupa sama semua itu

Sampe akhirnya aku inget, sekarang udah gede, bukan waktunya untuk minta-minta terus

Dan saat itulah mata udah berkaca-kaca

Rasanya pengen narik stick wipper tau ngga sih *ngomong apa sih*

Aku lupa, dulu aku punya segalanya

Bahagia, ketawa bareng

Sekarang? Rasanya senyum aja udah kepaksa

Otot lurik wajah udah terlatih untuk "berpura-pura" senyum

Sekedar menghibur diri sendiri, tapi mau sampe kapan sembunyi terus, fik?

Munafik

Ketawa dengan ikhlas aja udah batas kebahagiaan untuk aku saat ini

Dulu? Banyak banget tuntutannya.

Mungkin ini maksud Allah, ngajarin aku untuk dewasa

Untuk akhirnya mengerti kenapa kita harus selalu ngeliat kebawah, dan jangan pernah ngeliat ke atas

Dalam hal ini..

Dan jangan pernah meninggikan ekspektasi untuk bahagia

Karena bahagia itu mudah

Mungkin karena Allah ngasihnya gratisan, makanya kita ngga bisa menghargai sepercik kebahagiaan yang Allah ciptakan untuk kita

Sekedar menghibur, sekedar membuat kita nyaman tinggal di dunia, untuk sesaat..

Memang, Allah itu bisaaaaa aja

Dia benar-benar menjalankan janjinya, untuk menjawab segala pertanyaan hamba-Nya

Dengan caranya yang tepat, indah, dan pada tempatnya

Sebenernya, kalo dipikir lagi, tetep aja, muter jam dinding bukan muter waktu..

Kalo aja bisa, aku udah ngelakuin itu dari dulu, dan berusaha semaksimal mungkin untuk mensyukuri itu semua

Allah sayang sama aku

Ngasih cobaan ini tuh supaya aku bisa mensyukuri sekecil apapun kebahagiaan yang Dia kasih, supaya aku tau terima kasih

Atau mungkin, Allah ingin aku sadar, kalau nikmatnya itu sangat banyak, jadi, bersyukur ga cukup hanya dengan Alhamdulillah..

Kalian tau, setiap mulai belajar di sekolah, doaku cukup simpel..

"Ya Rabb, berikan hambaMu ini kemudahan untuk hari ini, esok, dan seterusnya. Berikan yang hambaMu ini perlukan, hindarkan dari zina dan maksiat, berikan ridhaMu untuk ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik, dan amal yang setimpal. Amin"

Dan setiap pulang, doa aku pun simpel..

"Ya Allah, terima kasih atas segala kemurahan hatiMu, terima kasih Kau telah memberi aku kemudahan untukku hari ini. Amin"

Meskipun sesulit apapun hari itu, doaku tetap sama..

Karena aku tau, Allah tidak pernah membiarkan hambaNya berada dalam kesulitan yang tidak bisa hambaNya lampaui

Kalau hari itu memang berat untuk aku, mungkin ada yang lebih sulit lagi, makanya aku bersyukur mendapat "kesulitan" yang sudah dimudahkan :)

Terus, gimana caranya kamu bersyukur?

Rabu, 21 Agustus 2013

Unidentified Feeling

Kalo dipikir, aneh tiba-tiba mikirin dia terus

Padahal awalnya cuma mimpi, jadi keterusan

Sampe sekarang..

Anehnya, kalo emang suka, aturan ngedeketin

Bukan ngejauhin, bahkan mulai percakapan pendek aja gaberani

Mungkin perasaan ini lain, datang dengan cara yang lain juga

Tapi, belum boleh overthinking dulu

Yang aneh lagi, liat mata aja ga berani

Ga mungkin kan kalo keseringan ketemu mata terus-terusan diliatin

Diitung-itung udah berapa kali pernah ketemu mata dan sama-sama lempar mata

Nanya apaa aja, awkward banget rasanya

Sudahlah, Allah yang ngasih rasa ini, Allah juga yang bakal mengambilnya

Dengan waktunya yang indah dan tepat

Mungkin, hanya untuk menghibur, atau malah ujian..

Cukuplah, ngga perlu relasi yang berlebihan

Cukup mengucap namanya dalam doa 5 waktu, dan sebelum tidur

Semoga Allah selalu memberinya ketenangan hati

Amin..

23:23

Sabtu, 17 Agustus 2013

Manusia

Bismillah..

Ini masalah yang sama sekali ga bisa saya selesaikan.

Kalo seorang Hayu Lesya Putri udah pake bahasa SAYA dan ANDA, artinya batas maksimal emosi sudah terlampaui, ditandai dengan reaksi fisik berupa tangan mendingin dan menjawab segala hal seperlunya.
*CUKTAU AJA BRO SIST*

Dan, one thing but not least is,

Dari sekian banyak jenis stresor psikososial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, para pakar memberikan beberapa contoh antara lain perkawinan, problem orangtua, hubungan interpersonal (antar pribadi), pekerjaan, lingkungan hidup, keuangan, hukum, perkembangan, penyakit fisik atau cidera, faktor keluarga dan trauma.
(Hawari, 2001)

Udah bisa nebak dong masalah saya ini tentang apa?

Yang saya dengar, "mereka" mengekspektasikan harapan tinggi. Gimana kalau ternyata ekspektasi itu menjadi sia-sia dikala tidak diimbangi dengan support dan perlakuan yang baik terhadap saya yang diekspektasikan setinggi Empire State..

Dapet beasiswa, kuliah akuntansi, masuk UI, itu baru ekspektasi. Eksekusi? Kalo terus menerus berteriak tentang sesuatu yang bahkan tidak penting untuk diributkan, saya ga bisa jamin kalau ekspektasi-ekspektasi yang tinggi itu terwujud. Anggaplah, the price isn't balance with your payment

Kalau nanti ternyata memang tidak benar-benar terwujud, yang menjadi bahan cemoohan kembali lagi ke saya? Heran, 

Tuhan sudah menciptakan cermin bagi manusia, bukan untuk kucing, lalu kenapa manusia itu sendiri masih kebingungan bagaimana cara menggunakannya?

Terlalu banyak hal yang harus aku tulis, dan sayangnya terlalu personal. Tapi, kalau ceritanya begini terus, batas kesabaran masih membentang, meskipun entah seberapa panjang jaraknya, yang pasti saya merasa bahwa yang sudah saya lakukan tidak ada yang membantu..

Eventhough change is a necessary element in societal behaviour, if it is too intense or too massive, the participants may cease reaping its rewards and begin realizing how devastating it can be 
(Toffler, 1970)

Dalam hal ini, memang saya berkesan cuek, karena saya kali ini paling lelah mendengar keributan. Meskipun saya juga sering terlibat dalam keributan, tapi kali ini, keributan yang sama sekali tidak saya ributkan. Ngerti ngga? Iya, disini ribut, tapi saya memilih DIAM, tidak mengatakan dan berkomentar apapun. Bahkan, setiap "mereka" membicarakannya, saya berkesan "kabur"

Jelas, kalau saya tanggapi, "mereka" makin tidak menyetujui saya, tidak menggubris, atau bahkan tidak peduli dengan apa yang saya katakan. Cenderung mengarah ke "menganggap saya belum cukup dewasa untuk mengerti hal ini"

Padahal, kalau di teliti lagi, jika kondisinya di balik, saya tidak akan bereaksi dengan reaksi yang sama seperti apa yang "she" lakukan. Ditambah lagi dengan kebingungan yang saya dapati saat "he" terus-terusan menjadi bahan semprotan "she", untungnya "he" tetap sabar dan berkesan mendengar daripada menjawab tapi nada "she" makin tinggi, didalam hati pun saya menjawab "Plis, itu masalah kecil, kenapa egois banget sih? Kenapa ga dewasa sih? Udah tua kok mikirnya masih bijak juga saya? Kenapa kasar banget sih? Harusnya kan "she" hormat dong sama "he". Kepengen kali masuk Insect Investisasi biar eksis. Gausah pake nada tinggi sampe tetangga denger dong? Ga malu apa? Gatau nih saya dan sebangsa saya ini nanti kalau ke luar rumah muka mau ditaro dimana?" (Ya di kepala masa di boko*g)

Mungkin saya yang bertindak kekanak-kanakan karena dengan teganya masalah ini saya tulis dalam blog terbuka macam begini. Tapi, berhubung saya tidak bisa menahan diri dan cenderung stres, masa mau curhat sama kucing liar depan rumah, makin saya stres.

Sudahkah saya bilang bahwa 
Saya tidak suka jika anda men JUDGE seseorang tetapi anda lupa men JUDGE diri anda sendiri, sama saja anda memakan kotoran anda sendiri. 

Tidak ada niatan saya untuk mengyinggung siapapun dalam blog ini, tapi memang sebenarnya saya sudah tidak bisa menahan hingga esok jika memang ternyata esok hari keadaan menjadi semakin buruk. Saya pernah mengalami yang lebih dari ini, hingga merusak properti, tapi sejauh ini, dalam situasi setelah lebaran yang masih khusyu dan damai, saya tidak suka ada yang mengusik kedamaian fitri ini. Sayangnya, tahun ini memang tahun yang paling berat bagi saya, haha, sejak tahun 2012 juga sudah sangat kacau rasanya. Terakhir saya merasakan hal yang baik adalah tahun 2011, dimana semuanya berjalan sesuai dengan apa yang saya harapkan, yang saya ekspektasikan.

Apa itu ekspektasi? Hanya setumpuk asa berbumbu omong kosong, hina, dan tidak ada artinya. Bagaimana dengan harapan? Emang masih ada? Ngga nyetok kali~

Salam super.. me