Selasa, 07 Juli 2015

Tips Menghadapi SBMPTN, dari Pengalaman

Bismillahirahmanirrahim..

For the firt time I write a useful blog haha

Iseng aja.. Mau kasih tau buat adik-adik yang bakal ikut SBMPTN taun taun berikutnya bagaimana atmosfernya..

Saya yakin, banyak dari kalian yang akan, atau malah sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi soal "calon mahasiswa". Mahasiswa.. Kenapa disebut mahasiswa, kenapa ngga siswa aja? Kalian udah pinter, pikir sendiri. Artinya the stake is much higher.

Kalau saya sudah mulai mempersiapkan sejak kelas 2. Persiapannya apa aja?

Hal pertama yang saya persiapkan adalah MENTAL.

Saya harus mengerti betapa pentingnya SBMPTN yang akan menentukan masa depan saya untuk 4 tahun, 5, 6, even for the rest of my life based on this momment. Camkan itu baik-baik! Kalau kalian masih menganggap waktu kalian masih panjang, jadi masih bisa nanti nanti nyiapinnya. TETOT! Salah besar.

Kalian juga harus mengerti bahwa soal-soal yang akan disajikan beda jauh banget sama soal ujian sekolah kalian. Mau se expert apapun kalian mampu menjawab soal ujian di sekolah kalian, gaada yang bisa nandingin hebatnya soal SBMPTN! Percaya deh, kalian baru liat soalnya aja kepala udah minta dijedotin ke tembok. Saya ga bercanda.

Disinilah fungsi kenapa mental adalah hal pertama yang harus disiapkan. Mulai sugestiin ke diri kamu bahwa kamu pasti bisa mengerjakan soal soal itu. Kalau kata guru saya, "Apapun energi yang kamu berikan terhadap alam. alam akan juga merefleksikan energi tersebut ke kamu. Kalau kamu sudah mulai pesimis, bilang gaakan bisa ngerjain soal SBMPTN, jangan heran waktu kamu SBMPTN kamu juga ga bisa ngerjainnya." Naudzubillahimindalik.

Hal kedua yang kalian harus siapkan adalah KEMAMPUAN. Ini adalah modal besar yang gakalah penting. Kalau kalian hanya yakin, kalian gaakan bisa ngerjainnya kalau gapunya kemampuan. Ada tawakal ada ikhtiar. Kalau bisa, satu hari kalian harus sanggupi mengerjakan soal minimal 40. Bayangkan akan ada berapa banyak jenis soal yang sudah kalian coba dalam 1 bulan. 40x30 yaa sekitar 1200. Tapi, percaya deh, itu gacukup!

Soal SBMPTN itu yang buat dosen. Bukan guru sekolah yang soalnya standar. Jujur, setelah saya ikut SBMPTN, trus saya liat lagi soal ujian sekolah, saya ketawa. Kenapa saya dulu protes soal ini susah padahal saya bisa ngerjain da sumpah dasar prinsip soal itu simpel banget.

Saya kasih contoh soal SBMPTN yang sudah saya translate supaya kalian bisa makin ngerti maksud prinsip soal yang simpel itu gimana, Saya suka Kimia, jadi saya kasih salah satu soal Kimia.

Kalau kalian udah belajar tentang Stoikhiometri. Ini yang paling saya suka!
Kalian udah bisa nentuin mol, molaritas atau konsentrasi, molalitas, nyetarain reaksi, nentuin berapa banyak mol pada mula-mula, mol pada reaksi, mol di akhir, atau bahkan udah diketahui berapa gram senyawanya, diketahui Mr senyawanya, Soal SBMPTN tuh gacuma itu. Biasanya stoikhiometri itu selalu pasti dan mutlak dalam soal digabungin sama teori lain. Contohnya kaya detlaH, titik didih atau lelehnya. Banyak sangat banyak kemungkinan satu prinsip soal digabung sama prinsip soal lain. Sabar, Percaya kalian bisa. Jangan gegabah. Teliti baca soal. Teliti ngitung!

Hal ketiga yang harus kalian siapin, SIKAP. Kalian harus percaya, kalian bisa berhasil bukan karena diri kalian sendiri, bukan karena usaha kalian sendiri, bukan karena doa kalian sendiri. Tapi... bisa jadi karena doa orangtua kalian, usaha orang tua. Atau bahkan sama orang yang kalian ga kenal. Contoh, kalau kalian ke sekolah naik angkot. Kalian selalu angkuh, ada ibu ibu tua yang masuk angkot terus kalian duduk diem manis di tempat nyaman sedangkan ibu tua itu duduk di deket pintu. Kalian harus mulai melatih kebesaran hati kalian. Dengan kalian pindah, saya yakin ibu tua itu gaakan lupa sama kalian dan pasti dalam hatinya akan mendoakan hal hal baik sama kamu. Kalau kalian angkuh, saya yakin kalian ngga akan dapet doa. Contoh lain kalau kalian bayar jajanan gorengan atau apalah, kasih lebih sedikit, itung itung sedekah. Saya yakin emangnya pasti punya kesan sama kamu, dan bakal doain kamu. Karena doa yang dijabbah Allah tuh doa orang tua, doa kamu yang sholeh sholehah, dan doa orang yang kamu gakenal.

Terakhir, doa. Kalian punya cara sendiri untuk doa. Saya hanya bisa ngingetin, doa kalian yang sering, yang dipanjaatkan di jam jam jabbah, dan doa orang orang yang sudah kalian bantu saat mereka kesusahan.

Saya punya satu cerita. Kaka kelas saya, yang notabene sekolah saya tuh ga favorit. Dia juga ranking 3 di sekolah, maksudnya rank 3 dari bawah. Karena nasikuning yang dia beli tiap pagi kalau dia mau berangkat ke sekolah atau jalan jalan, lalu dia kasih ke pemulung, atau siapapun yang menurut dia pantes dia kasih itu. Tau dimana dia sekarang? UI! Administrasi negara. Semuanya bisa, semuanya mungkin, tapi kalian gaboleh sombong, bukan kalian yang bikin kalian sukses, tapi lingkungan.

Makanya, energi apa yang kamu kasih ke lingkungan, lingkungan akan merefleksikannya padamu. Jangan pernah lupa sama Allah, satusatunya yang bisa bikin kalian bisa masuk PTN yang kalian suka, atau bahkan satusatunya yang bisa arahin kalian ke masa depan yang terbaik untuk diri kalian.

Salam dan sukses! Tebar kebaikan agar kebaikan itu datang sendiri padamu..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar